Dibandingkan sistem monotube konvensional, twin-tube memiliki stroke yang lebih panjang dengan gaya pantul yang lebih kecil, sehingga menghasilkan kenyamanan berkendara yang lebih baik.

Kondisi jalan bisa sangat beragam, mulai dari permukaan halus hingga jalan bergelombang dan penuh guncangan. Karena itu, shock absorber membutuhkan stroke yang cukup panjang agar dapat bekerja dengan lebih optimal dan halus.

Dengan karakteristik twin-tube tersebut, mobil mampu melewati celah, lubang, dan gundukan di jalan kasar dengan lebih stabil. Hasilnya, berkendara tetap nyaman pada kecepatan rendah sekaligus memberikan kestabilan saat melaju pada kecepatan tinggi.

 
 
Kategori: teknologi